Bacaan “Keadaan Alam Indonesia” Materi Kelas 6 SD/MI

https://guruku.net – Bacaan “Keadaan Alam Indonesia” materi kelas 6 SD/MI.

Hai sobat guruku , terutama sobat guru kelas 6, orang tua dan siswa-siswi kelas 6. Kali ini guruku akan membagikan materi tentang bacaan “Keadaan Alam Indonesia”. Materi ini terdapat pada buku siswa kelas 6 SD/MI Tema 8 Subtema 1 Halaman 49.

Keadaan Alam Indonesia

Indonesia memiliki lebih dari ribuan pulau. Pulau terpadat penduduknya
adalah Pulau Jawa. Lebih dari setengah (65%) penduduk Indonesia hidup di
Pulau Jawa. Indonesia memiliki 5 pulau besar, yaitu Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung api. Sekitar 130 di antaranya termasuk gunung api aktif. Sebagian dari gunung api terletak di dasar laut dan tidak terlihat di permukaan laut. Indonesia merupakan tempat pertemuan dua rangkaian gunung api aktif.

Selain itu, terdapat puluhan patahan aktif di wilayah Indonesia. Indonesia mempunyai iklim tropik basah yang dipengaruhi oleh angin muson barat dan muson timur. Dari bulan November hingga Mei, angin bertiup
dari arah barat laut. Angin ini membawa banyak uap air sehingga pada bulanbulan tersebut Indonesia mengalami musim hujan. Bulan Juni hingga Oktober, angin bertiup dari tenggara. Angin ini bersifat kering sehingga pada bulan-bulan tersebut, Indonesia mengalami musim kemarau.

Suhu udara di dataran rendah Indonesia berkisar antara 23° Celsius sampai
28° Celsius sepanjang tahun. Namun, suhu juga sangat bervariasi. Rata-rata
mendekati 40° Celsius pada musim kemarau di lembah Palu, Sulawesi dan
di Pulau Timor. Suhu di bawah 0° Celsius di Pegunungan Jaya Wijaya, Papua.
Terdapat salju abadi di puncak-puncak pegunungan di Papua,seperti puncak
Trikora (G.Wilhelmina, 4.730 m) dan Puncak Jaya (G. Carstenz, 5.030 m).

Baja Juga :  Jawaban dari Bacaan "Kerukunan di Kampung Wonorejo, Papua"

Curah hujan di Indonesia rata-rata 1.600 milimeter setahun. Daerah
dengan curah hujan rata-rata tinggi sepanjang tahun adalah Aceh, Sumatra
Barat, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, sebagian Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Delta Memberamo di Papua.

Bacaan di atas merupakan contoh sebuah teks nonfiksi.
Apakah kamu tahu pengertian teks nonfiksi?

Karangan Nonfiksi

Karangan nonfiksi ialah karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau peristiwa yang benar-benar terjadi. Tulisan nonfiksi biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, desertasi, makalah, dan sebagainya.

Perbedaan antara fiksi dan nonfiksi terletak pada masalah faktual atau
tidak, imajiner atau tidak. Perbedaan antara keduanya sama sekali tidak ada
hubungannya dengan gaya bahasa atau apa pun selain masalah fakta atau
khayalan.

Karangan nonfiksi berusaha mencapai taraf objektivitas yang tinggi, berusaha menarik, dan menggugah nalar (pikiran) pembaca. Bahasa karangan nonfiksi bersifat denotatif dan menunjukkan pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda.

Nonfiksi dibagi menjadi 2 seperti berikut.

  1. Nonfiksi murni berisi pengembangan berdasarkan data-data yang autentik.
  2. Nonfiksi kreatif berawal dari data autentik kemudian dikembangkan sesuai imajinasi penulisnya yang pada umumnya dalam bentuk novel, puisi, prosa.

Dari teks nonfiksi berjudul “Keadaan Alam Indonesia”, informasi
penting dapat kamu sajikan dalam format berikut!

Demikian materi yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat.

Penulis : UGF_KL6

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: