Bacaan “Komandan Damkar Meninggal saat Menyelamatkan Anak Buahnya”

Komandan Damkar Meninggal saat Menyelamatkan Anak Buahnya

pemadam kebakaran

Petugas pemadam kebakaran (damkar) bertaruh nyawa saat memadamkan api. Tak sedikit dari mereka yang meninggal saat berusaha memadamkan api. Seorang petugas pemadam kebakaran bernama Pak Saiful mengenang komandannya yang meninggal saat memadamkan kebakaran di Blok M sekitar tahun 2005. Komandannya yang bernama Pak Subandi tersebut, saat itu terjebak kobaran api dan tidak dapat keluar. Selang air yang dibawa Pak Subandi terputus.

“Pak Subandi sempat melemparkan topi keluar sebagai kode bahwa dia sedang dalam bahaya. Namun, tiba-tiba api meledak dan mengenai tubuhnya,” ungkap Pak Saiful.

Pak Saiful menceritakan bahwa Pak Subandi merupakan seorang pemimpin yang sangat peduli dengan anak buahnya. Meninggalnya Pak Subandi di lokasi kebakaran itu pun karena dia berusaha menyelamatkan tim pemadam yang sedang terjebak di dalam gedung yang sedang terbakar.

Petugas pemadam kebakaran yang telah rela berkorban tersebut saat itu menjabat sebagai Kepala Sektor Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan. Pengorbanan Pak Subandi menjadi pelajaran dan motivasi untuk membangun semangat anak buahnya dalam menjalankan tugas.

Pak Suhada, seorang petugas pemadam kebakaran yang telah 30 tahun bertugas juga menceritakan pengalamannya. Banyak kejadian kritis yang sudah dia lewati selama menjalankan tugas.

“Kalau sudah di depan api, saya sering berpikir jangan-jangan hari ini saya mati. Tetapi alhamdulillah saya masih dikasih kesempatan hidup. Yang penting kita tulus menjalani tugas. Jangan banyak mengeluh,” kata Pak Suhada.

Pak Suhada menceritakan kalau kaki kirinya pernah melepuh terkena air panas saat memadamkan kebakaran di sebuah permukiman. Pak Suhada juga pernah terkena setrum dan runtuhan atap rumah. Kondisi saat kebakaran sangat riuh. Sering pemadam tidak sempat memeriksa kabel-kabel listrik yang berserakan. Maka, risiko tersetrum pun harus dia hadapi.

Baja Juga :  Jawaban Bacaan Tempat Hidup Tanaman Teh

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-subandi-komandan-damkar-yang-tewassaat-selamatkan-anak-buah.html diunduh 10 Oktober 2017

Ayo Berdiskusi

Tuliskan pokok-pokok pikiran dari bacaan “Komandan Damkar Meninggal saatMenyelamatkan Anak Buahnya”.

Paragraf 1: Petugas pemadam kebakaran (damkar) bertaruh nyawa saat memadamkan api

Paragraf 2: Kronologis/peristiwa meninggalnya pak Subandi

Paragraf 3: teladan dari perjuangan Pak Subandi

Paragraf 4: Pengalaman Pak Suhada dalam bertugas

Paragraf 5: Komitmen pelayanan petugas pemadam kebakaran

Paragraf 6: Resiko pekerjaan sebagai petugas pemadam kebakaran

  • Apa yang dapat kamu teladani dari petugas pemadam kebakaran?

Berani menjalankan tugas dengan segala resiko yang harus dihadapi, selalu bekerja sama dalam tim, peduli dengan sesama, tulus dalam bertugas, rela berkorban

  • Nilai ketuhanan apakah yang diterapkan oleh petugas pemadam kebakaran?

Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan tugas, dan selalu bersyukur atas kesehatan yang masih diberikan Tuhan Yang Maha Esa

  • Nilai kemanusiaan apakah yang diterapkan oleh petugas pemadam kebakaran?

Rela berkorban untuk orang lain, selalu membantu sesama yang mengalami musibah, peduli dengan sesama

  • Apa yang dapat kamu lakukan dalam upaya ikut membantu lingkunganmu menerapkan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan?

Selalu bersyukur, selalu berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan aktivitas, menghormati dan menghargai antar sesama pemeluk agama, menolong tanpa pamrih, rajin beribadah sesuai dengan ajaran agama masing-masing

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: