Faktor yang Adanya Menyebabkan Interaksi Antar Warga

Pulang sekolah Lina menonton televisi. Lina melihat berita prosesi pernikahan adat Melayu yang menggunakan pantun. Lina terpana melihat serunya berbalas pantun dalam prosesi pernikahan tersebut.

menonton pembacaan panntun

Selesai nonton televisi, Lina membuka kembali bukunya yang berisi tentang jenis-jenis pantun. Lina ingin tahu, jenis pantun yang disajikan dalam prosesi pernikahan adat Melayu yang baru saja dia tonton di televisi.

Ayo Menulis

Kamu telah mengetahui bermacam-macam jenis pantun. Termasuk jenis pantun apakah pantun yang disajikan dalam sebuah prosesi pernikahan? Coba kamu cari informasi melalui berbagai sumber literatur, bisa melalui buku bacaan, majalah, surat kabar, atau melalui internet. Tuliskan hasil pencarianmu untuk dinilai Bapak/Ibu Guru.

Pantun yang disajikan dalam sebuah prosesi pernikahan termasuk jenis pantun suka cita. Alasannya: karena pantun tersebut menggambarkan suasana kegembiraan bagi yang membaca maupun yang mendengarkan

Di benak Lina muncul pertanyaan baru. Mengapa dalam prosesi pernikahan di lingkungan tempat tinggal Lina tidak ada acara balas pantun? Lina teringat tentang budaya yang pernah ia pelajari, bahwa budaya di setiap daerah tidak selalu sama. Warga masyarakat dapat bertukar pengalaman tentang budaya daerah dengan warga masyarakat lain melalui interaksi. Interaksi meliputi berbagai bidang, baik bidang ekonomi, sosial, maupun budaya.

Ayo Membaca

Perbedaan adat pernikahan merupakan contoh perbedaan budaya. Pengenalan budaya daerah dengan daerah lain terjadi karena adanya interaksi antarwarga masyarakat. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi dalam berbagai bidang seperti sosial dan ekonomi. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi karena beberapa faktor seperti berikut.

Faktor yang Adanya Menyebabkan Interaksi Antar Warga

1. Perbedaan Kandungan Sumber Daya Alam pada Setiap Daerah

Perbedaan kandungan sumber daya alam jelas akan memengaruhi kegiatan produksi pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kandungan sumber daya alam cukup tinggi ,akan dapat memproduksi barang-barang tertentu dengan biaya relatif murah dibandingkan dengan daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya alam lebih rendah. Kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan menjadi lebih cepat. Sementara itu, daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya alam lebih kecil hanya akan dapat memproduksi barang-barang dengan biaya produksi lebih tinggi sehingga daya saingnya menjadi lemah.

Baja Juga :  Jawaban Menghitung Volume Bangun Gabungan

2. Perbedaan Kondisi Demografis

Perbedaan kondisi demografis adalah perbedaan tingkat pertumbuhan dan stuktur kependudukan, perbedaan tingkatpendidikan dan kesehatan, perbedaan kondisi ketenagakerjaan, dan perbedaan dalam tingkah laku dan kebiasaan, serta etos kerja yang dimiliki masyarakat daerah bersangkutan. Kondisi demografis ini dapat memengaruhi ketimpangan pembangunan antar wilayah karena hal ini akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja masyarakat pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kondisi demografis yang baik akan cenderung memiliki produktivitas kerja yang lebih tinggi. Hal tersebut akan mendorong peningkatan investasi yang selanjutnya akan meningkatkan penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan. Sebaliknya, bila suatu daerah yang kondisi demografisnya kurang baik maka dapat menyebabkan rendahnya produktivitas kerja masyarakat setempat. Hal tersebut akan menimbulkan kondisi yang kurang menarik bagi penanaman modal sehingga pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan menjadi lebih rendah.

3. Kurang Lancarnya Mobilitas Barang dan Jasa

Kurang lancarnya mobilitas barang dan jasa dapat pula mendorong terjadinya peningkatan ketimpangan pembangunan antar wilayah. Mobilitas barang dan jasa ini meliputi kegiatan perdagangan antar daerah dan migrasi baik yang disponsori pemerintah (transmigrasi) atau migrasi spontan. Alasannya, apabila mobilitas tersebut kurang lancar maka kelebihan produksi suatu daerah tidak dapat dijual kedaerah lain yang membutuhkan. Demikian pula halnya migrasi yang kurang lancar menyebabkan kelebihan tenaga kerja suatu daerah tidak dapat dimanfaatkan oleh daerah lain yang sangat membutuhkannya. Akibatnya, ketimpangan pembangunan antar wilayah akan cenderung tinggi karena kelebihan suatu daerah tidak dapat dimanfaatkan oleh daerah lain yang membutuhkannya sehingga daerah terbelakang sulit mendorong proses pembangunannya.

4. Konsentrasi Kegiatan Ekonomi Daerah/Wilayah

Terjadinya konsentrasi kegiatan ekonomi yang cukup tinggi pada wilayah tertentu, jelas akan memengaruhi ketimpangan pembangunan antarwilayah. Pertumbuhan ekonomi daerah akan cenderung lebih cepat pada daerah dengan konsentrasi kegiatan ekonomi yang cukup besar.

Baja Juga :  Langkah-langkah Membuat Poster

5. Alokasi Dana Pembangunan Antardaerah/Wilayah

Alokasi investasi pemerintah ke daerah, lebih banyak ditentukan oleh sistem pemerintahan daerah yang dianut. Bila sistem pemerintahan daerah yang dianut bersifat sentralistik, maka alokasi dana pemerintah akan cenderung lebih banyak dialokasikan pada pemerintah pusat sehingga ketimpangan pembangunan antarwilayah akan cenderung tinggi. Sebaliknya, jika sistem pemerintahan yang dianut adalah otonomi atau federal, maka dana pemerintah akan lebih banyak dialokasikan ke daerah sehingga ketimpangan pendapatan akan cenderung rendah. Alokasi dana pemerintah yang antara lain akan memberikan dampak pada ketimpangan pembangunan antarwilayah, adalah alokasi dana untuk sektor pendidikan, kesehatan, jalan, irigasi, dan listrik. Semua sektor ini akan memberikan dampak pada peningkatan produktivitas tenaga kerja, pendapatan per kapita, dan pada akhirnya dapat meningkatkan pergerakan ekonomi di daerah tersebut.

Berdasarkan faktor pendorong terjadinya interaksi antarwarga masyarakat dalam berbagai bidang, dapat dipahami pengaruh interaksi terhadap pembangunan di segala bidang. Tentu saja, interaksi yang terjadi bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di berbagai bidang tersebut. Dengan demikian, kepentingan masyarakat yang belum bisa terpenuhi di daerah yang satu akan bisa terpenuhi dengan berinteraksi dengan masyarakat dari daerah lain. Jadi, interaksi yang terjalin untuk menutupi kekurangan masing-masing sehingga pada akhirnya semua kebutuhan akan bisa terpenuhi dengan baik. Taraf kemampuan ekonomi tiap-tiap daerah pun akan meningkat. Meningkatnya kemampuan ekonomi tiap-tiap daerah, akan memengaruhi pemenuhan terhadap kebutuhan sosial dan budaya tiap-tiap daerah. Yang pasti, pegang teguh budaya masing-masing jangan sampai budaya daerah luntur akibat interaksi sosial.

Berdasarkan bacaan di atas, coba kamu buat kesimpulan tentang pentingnya interaksi antarwarga masyarakat terhadap pembangunan di segala bidang.

Kesimpulan:

Interaksi antarwarga masyarakat dapat meningkatkan pembangunan di berbagai bidang. Misalnya dalam bidang ekonomi, dalam kegiatan ekonomi masyarakat dapat melakukan kerjasama untuk meningkatkan taraf hidupnya sehingga akan tercapai suatu kesejahteraan sosial. Dalam bidang sosial, interaksi masyarakat akan memberikan terpenuhinya kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri. Manusia memerlukan manusia lain untuk bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam bidang budaya, interaksi sosial akan membuat seseorang mengenal budaya daerah lain sehingga pengetahuan dan wawasannya akan bertambah dan lebih luas.

Itulah pentingnya interaksi antarwarga masyarakat terhadap pembangunan di segala bidang. Benarkah terdapat perbedaan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain dalam upaya pembangunan ekonomi? Coba kamu lakukan  kegiatan berikut!

Baja Juga :  Jawaban dari Bacaan "Dheda dan Lima Butir Kentang"

Ayo Mengamati

Bagilah kelas menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, bertugas melakukan pengamatan terhadap upaya pembangunan ekonomi di daerah pantai. Kelompok kedua, bertugas melakukan pengamatan terhadap upaya pembangunan ekonomi di daerah pegunungan.

Pengamatan dapat dilakukan melalui berbagai gambar yang diperoleh dari berbagai sumber. Pengamatan juga bisa dilakukan melalui televisi, radio, maupun internet. Selain itu, setiap kelompok boleh bertanya kepada orang yang dianggap tahu. Setiap kelompok juga boleh mengamati secara langsung upaya pembangunan ekonomi di daerah pantai maupun pegunungan.

Upaya Pembangunan Ekonomi

upaya pembangunan ekonomi

Interaksi antarmanusia pasti selalu terjadi. Dalam keluarga kecil pun sering terjadi. Sebagai contoh, saat Lina menonton televisi tiba-tiba Ibu Lina meminta tolong kepada Lina untuk menjaga adiknya yang sedang tidur. Ibu Lina akan berbelanja untuk persiapan pertemuan warga RT 01 nanti malam di rumahnya. Lina pun siap menjaga adiknya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: