Mengenal Tangga Nada Diatonis Minor

Seorang pemimpin mengemban amanat untuk kesejahteraan rakyatnya. Sebuah lagu daerah dari Jawa Tengah mengandung pesan bagi seorang pemimpin agar berhati-hati dalam melaksanakan tugasnya.

gundul-gundul pacul

Apa judul lagu tersebut?

Judul lagu diatas adalah “Gundul-Gundul Pacul”

Dari daerah mana asal lagu tersebut?

Lagu “Gundul-Gundul Pacul” berasal dari daerah Jawa Tengah

Apa nada dasar yang digunakan pada lagu tersebut?

Nada dasar yang digunakan dalam lagu “Gundul-Gundul Pacul” adalah Do=C

Apa tanda tempo yang digunakan pada lagu tersebut?

Tanda tempo yang digunakan dalam lagu “Gundul-Gundul Pacul” adalah 4/4 Moderato

Apa arti tanda tempo tersebut?

Moderato artinya dinyanyikan dengan tempo sedang

INFO

‘Gundul-Gundul Pacul’ adalah salah satu lagu daerah yang ditulis oleh Sunan Kalijaga pada tahun 1400-an. ‘Gundul-Gundul Pacul’ adalah lagu nasihat dari sang Wali bagi para pemimpin Jawa untuk mengutamakan kesejahteraan rakyatnya.

Arti gundul adalah kepala plontos tanpa rambut. Kepala adalah lambang kehormatan dan kemuliaan seseorang, sementara rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Dengan demikian, gundul artinya adalah kehormatan yang tanpa mahkota.

Pacul adalah cangkul. Orang Jawa mengatakan bahwa pacul adalah papat kang ucul (“empat yang lepas”), dengan pengertian kemuliaan seseorang sangat tergantung kepada empat hal, yaitu cara orang tersebut menggunakan mata, hidung, telinga, dan mulutnya. Jika empat hal itu lepas, kehormatan orang tersebut juga akan lepas. Mata digunakan untuk melihat kesulitan rakyat. Telinga digunakan untuk mendengar nasihat. Hidung digunakan untuk mencium wewangian kebaikan. Mulut digunakan untuk berkata-kata yang adil.

Gembelengan artinya “besar kepala, sombong, dan bermain-main” dalam menggunakan kehormatannya.

Dengan demikian, makna kalimat ini adalah bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota, tetapi pembawa pacul untuk mencangkul (mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya). Namun, orang yang sudah kehilangan empat indra tersebut akan berubah sikapnya menjadi congkak (gembelengan).

Baja Juga :  Gerakan Tangan Pada Senam Irama

Nyunggi nyunggi wakul kul, gembelengan. Nyunggi wakul (membawa bakul di atas kepala) dilambangkan sebagai menjunjung amanah rakyat. Namun, saat membawa bakul, sikapnya sombong hati (gembelengan).

Wakul ngglimpang (bakul terguling) melambangkan amanah dari rakyat terjatuh, akibat sikap sombong saat membawa amanah tersebut.

Segane dadi sak ratan (nasinya jadi sehalaman) melambangkan hasil yang diperoleh menjadi berantakan dan sia-sia, tidak bisa dimakan lagi (tidak bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat).

Sumber: https://merahputih.com/post/read/makna-kepemimpinan-dalam-lagu-gundul-gundulpacul

Ada lagu termasuk jenis bertangga nada diatonis minor. Apa maksudnya?

Tangga Nada Diatonis Minor

Tangga nada diatonis minor memiliki interval (jarak nada) 1 ½ 1 1 1 ½ 1 1. Tang nada diatonis minor ada bermacam-macam salah satunya tangga nada diatonic minor harmonis. Tangga nada diatonic harmonis adalah tangga nada diatonic minor dengan nada ketuuh dinaikkan setengah. Perhatikan contoh urutan tangga nada diatonis minor harmonis berikut.

tangga nada diatonis minor

Ciri-ciri tangga nada diatonis minor biasanya sebagai berikut:

  • Lagu bersifat sedih
  • Lagu kurang bersemangat
  • Melodi lagu biasanya diawali dan diakhiri nada 6 (la). Namun, tidak menutup kemungkinan diawali nada 3 (mi) dan diakhiri nada 6 (la)

Secara umum, lagu bertangga nada diatonis minor bersifat sedih dan kurang bersemangat. Namun, ada pula lagu bertangga nada minor yang gembira dan bersemangat, misalnya lagu “Ayam Den Lapeh” dan “Bungong Jeumpa”.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: