Organ Perdaran Darah pada Burung dan Fungsinya

Kondisi tubuh manusia yang sehat adalah di antaranya peredaran darahnya lancar. Selain itu, organ peredaran darahnya tidak ada gangguan. Pada Pembelajaran 1, kamu sudah mengenal organ peredaran darah manusia. Bagaimana dengan organ peredaran darah hewan?

Selain manusia, hewan juga memiliki sistem peredaran darah. Darah yang mengalir akan mengangkut nutrisi ke seluruh organ tubuh. Darah juga mengangkut sisa metabolisme dari berbagai jaringan dalam tubuh. Pada prinsipnya, sistem peredaran darah hewan, terutama hewan vertebrata sama seperti manusia. Contoh hewan vertebrata adalah ikan, katak, reptiliam dan burung. Sistem peredaran darah hewan termaksut alat-alat peredaran seperti jantung dan pembuluh darah.

Ayo Mengamati

Amatilah gambar berikut. Bagian-bagian jantung pada burung. Peredaran darah burung.

perdaran darah burung

Perhatikan gambar di atas. Ternyata jantung burung mempunyai bagian-bagian yang sama seperti jantung manusia. Vertebrata ini mempunyai jantung yang terdiri atas empat ruang. Ada atrium (serambi) kanan, atrium serambi kiri, ventrikel (bilik) kanan, dan ventrikel (bilik) kiri. Bagaimana dengan peredaran darah pada burung?

Ayo Menulis

Coba cari tahu tentang peredaran darah pada burung. Bertanyalah kepada orang yang kamu anggap lebih tahu. Kamu dapat juga mencari informasi dengan membaca buku, internet, atau mencarinya melalui media lain. Tuliskan hasilnya tentang proses peredaran darah pada burung. tuliskan juga mengenai fungsi setiap organ peredaran darah pada burung. Tuliskan hasilnya pada tabel berikut.

Organ Peredaran Darah pada Burung dan Fungsinya

OrganFungsi
JantungMemompa darah ke seluruh tubuh
Pembuluh darahMengalirkan darah ke seluruh tubuh
Paru-paruMenukar oksigen dari udara dengan karbondioksida dari darah

Secara umum, sistem peredaran darah pada hewan dibagi dua bagian. Ada peredaran darah terbuka dan tertutup. Pada sistem peredaran darah terbuka, tekanan darah yang dihasilkan dari kontraksi jantung cukup rendah oleh karena itu sari makanan yang terdorong akan mengalir lebih lambat. Contoh sistem peredaran darah terbuka terdapat pada cacing dan serangga seperti belalang.

Baja Juga :  Gerakan Tangan Pada Senam Irama

Sistem peredaran darah tertutup, jantung akan memompa darah secara terus-menerus, sehingga tekanan yang didapatkan tetap stabil. Hal ini akan mendorong darah keluar dengan lebih kuat dari pembuluh darah dan memasuki organ jantung dengan kecepatan yang baik. Dalam sistem peredaran darah tertutup, darah akan mengalir mulai dari jantung menuju ke wilayah pembuluh kapiler dan kembali lagi ke organ jantung hewan. Sistem peredaran darah tertutup memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan sistem peredaran terbuka. Kelebihan sistem peredaran darah terbuka antara lain darah mengalir lebih stabil sehingga tekanan dalam pembuluh darah hewan juga ikut stabil. Hewan yang memiliki sistem peredaran darah tertutup adalah kelompok vertebrata. Contohnya katak, ikan, reptil, dan burung.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: