Penerapan Nilai Keadilan dalam Kehidupan

Pagi itu ayah dan ibu sudah menunggu Beni di kamar makan. Mereka biasa sarapan bersama di pagi hari. Ayah memanggil nama Beni, tetapi Beni tidak menyahut. Kemudian, ibu berjalan menuju kamar Beni. Tiba di depan kamar Beni, ibu mengetuk pintunya sambil berkata, “Beni, ayo kita sarapan.”

“Iya, Bu”, jawab Beni.

Ibu membuka pintu kamar Beni. Ibu melihat Beni sudah mengenakan seragam, tetapi belum menyisir rambutnya. Beni sedang memasukkan buku-buku dan perlengkapan sekolahnya ke dalam tas.

“Kamu tadi terlambat bangun, Beni?” tanya ibu,

“Iya, Bu. Tadi malam Beni mengerjakan tugas. Beni baru tidur pukul 11 lebih” jawab Beni.

“Kapan ibu guru memberikan tugas itu?” tanya ibu.

“Sebenarnya sudah seminggu yang lalu, Bu,” jawab Beni lirih.

“Hhmmm… jika kamu dapat memimpin dirimu sendiri, pasti pagi ini kamu tidak akan terlambat bangun,” kata ibu.

“Maksud Ibu?” tanya Beni.

“Maksud Ibu, jika kamu dapat memimpin dirimu sendiri dengan mengatur waktumu dengan baik, tentu tugas itu sudah selesai dari kemarin, bukan?” kata ibu.

“Iya, Bu. Besok-besok Beni tidak akan menunda mengerjakan tugas,” kata Beni.

“Baiklah. Tapi, Ibu senang kamu telah berusaha keras dan mengerjakan tugasmu sendiri tanpa perlu bantuan orang lain. Ayo, sekarang kita sarapan. Ayah sudah menunggu,” kata ibu.

Ayo Berdiskusi

Diskusikan dengan teman dalam kelompokmu hal-hal berikut.

  • Pernahkah kamu mengalami kejadian seperti Beni?

Ya, pernah

  • Sikap apa yang tidak pantas ditiru dari cerita Beni di atas?

Sikap yang tidak pantas ditiru adalah menunda pekerjaan

  • Sikap apa yang dapat ditiru dari cerita Beni di atas?

Sikap yang dapat ditiru adalah bertanggung jawab dan bekerja keras

Kata ibu Beni, kita harus mampu memimpin diri sendiri. Dalam memimpin diri sendiri, kita juga harus mampu mengatur waktu untuk melaksanakan semua hak dan kewajiban kita.

Baja Juga :  Perbedaan Limas Segiempat dan Limas Segitiga

Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban merupakan salah satu nilai yang terkandung dalam sila kelima Pancasila, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Berikut nilai-nilai yang terkandung dalam sila kelima Pancasila.

  1. Mengembangkan perbuatan luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong royong.
  2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak orang lain.
  5. Memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  6. Suka bekerja keras.
  7. Menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Ayo Menulis

Tuliskanlah contoh-contoh penerapan nilai-nilai keadilan dalam kehidupanmu sehari-hari.

menghargai pendapat orang lain
  • Bisa membagi waktu
  • Tidak membeda-bedakan antar sesama
  • Bersikap adil dalam mengambil setiap keputusan
  • Menghormati pendapat orang lain

Tuliskan pendapatmu mengenai pelaksanaan keadilan di lingkungan sekitarmu.

Pelaksanaan keadilan di lingkungan ku sudah dilakukan dengan baik, ini ditunjukkan dengan masyarakat datang untuk melaksanakan ronda sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa memandang jabatan masig-masing

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: