Sejarah Mudik Kampung Saat Idul Fitri

Diposting pada

Mudik ialah salah satu rutinitas tahunan warga Indonesia yang berjalan saat Hari Raya besar di Indonesia, salah satunya Hari Raya Idul Fitri. Nyaris tiap-tiap th Beberapa orang berbondong-bondong pulang buat berjumpa keluarga di kampung halaman. Fenomena tahunan ini sudah berlangsung di Indonesia sejak puluhan thn lalu. Baca Juga – Twibbon Idul Fitri 2021

Dengan cara epistemologi mudik berarti pulang kampung halaman. Maka bisa diartikan bahwa mudik yaitu sebuah perjalanan pulang ke kampung halaman dalam kurun waktu tertentu buat berjumpa dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman.

sumber : https://beritawarganet.com/twibbon-idul-fitri-2021/

Di samping itu, banyak orang memaknai kata mudik berasal dari budaya di Indonesia. Hal ini tidak jarang dikaitkan dengan bahasa jawa yang berarti “mulih disik” atau dalam bahasa Indonesia pulang Lalu. Terkecuali itu dalam bahasa Betawi kata mudik berarti udik atau kampung.

Terlepas dari istilah dan pemaknaan tentang kata mudik, adat pulang kampung saat lebaran benar-benar telah jadi program tahunan bagi penduduk Indonesia. Lantas bagaimana sebenarnya peristiwa mudik lebaran di Indonesia?

Seperti yang sudah disebutkan diawal mulanya bahwa mudik berasal dari Bahasa Jawa Ngoko berarti “mulih disik” yang dalam bahasa Indonesia berarti pulang kampung. Sebenarnya rutinitas mudik sudah terjadi sejak era Kerajaan Majapahit. Pada era dulu para perantau pulang ke kampung halaman buat membersihkan makam para leluhurnya.

Selanjutnya sekitar thn 1970-an baru berkembang istilah mudik di Indonesia. Saat itu Jakarta jadi satu-satunya kota di Indonesia yang dianggap paling maju dari kota yang lain di Indonesia. Maka banyak sekali Beberapa orang desa yang merantau ke Jakarta, setelah itu lahirlah istilah mudik yang berarti pulang ke kampung halaman.

Baja Juga :  Jawaban dari Bacaan "Kerukunan di Kampung Wonorejo, Papua"

Pastinya etika mudik lebaran tidak lepas dari momentum hari libur lebaran, maka hal ini diperlukan para perantau utk kembali ke kampung halaman. Seiring berjalannya waktu adat ini berkembang jadi suatu fenomena di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari peran penting fasilitas masa yang turut berkontribusi dalam mem-branding adat mudik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *