Tari Klana Topeng – Asal Daerah, Unsur-unsur dalam Tarian

Udin mempunyai kakak sepupu laki-laki yang bernama Arif. Mereka sering bermain bersama. Wajah Udin dan Arif mirip bak pinang dibelah dua. Hanya ada beberapa perbedaan di antara mereka. Dari segi umur, Udin tiga tahun lebih muda daripada Arif. Kumis Udin belum tumbuh, sedangkan kumis Arif mulai tumbuh tipis. Suara Arif lebih besar daripada suara Udin. Jakun Arif juga sudah tampak besar. Itulah perbedaan udin yang masih anakanak dan Arif yang sudah masuk masa pubertas. Nah, apa perbedaan masa anak-anak dengan masa puber?

Arif main ke rumah Udin. Mereka berbincang tentang banyak hal. Mulai dari pelajaran di sekolah sampai acara televisi yang sedang mereka tonton. Mereka tampak seperti kakak adik yang hidup rukun. Melihat ciri fisik Udin dan Arif tampak perbedaan antara masa anak-anak (kanak-kanak) dan masa pubertas.

Arif dan Udin terkesima menonton sebuah tarian di televisi. Mereka tertarik  dengan gerakan penari. Penari Klana topeng memakai topeng. Meskipun wajah ditutupi topeng penari tetap lincah bergerak.

Tari Klana Topeng

Tari Klana Topeng

Tari Klana Topeng merupakan bentuk karya tari tunggal. Tari ini berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta. Tari Klana Topeng pada umumnya ditarikan oleh penari putra. Tema yang menjadi sumber tarian ini mengambil dari cerita panji. Cerita itu tentang Raja Klana Sewandana yang sedang jatuh cinta.

Gerak-gerik tarinya menggambarkan Prabu Klana yang sedang menghias diri. Ada gerak mengatur rambut. Ada gerak menghias kumis. Ada gerak menata pakaian. Ada juga gerak sedang bercermin. Iringan yang mengiringi tarian yaitu seperangkat gamelan Jawa.

Penari saat mempertunjukkan Tari Klana Topeng menggunakan busana, di antaranya celana, kain, sabuk, selendang, penutup kepala, hiasan dada, hiasan tangan, dan hiasan kaki. Tari Klana Topeng ditarikan kurang lebih selama lima belas menit. Penari menggunakan topeng selama menarikan Tari Klana Topeng. Pemakaian topeng oleh penari secara terus menerus selama menarikan tarian ini sehingga membuat kagum para penonton. Penari tetap bersemangat dan lincah dalam bergerak meskipun memakai topeng.

Baja Juga :  Jawaban Menghitung Volume Bangun Gabungan

Sumber: Buku Keragaman Tari Nusantara, PT Intan Pariwara

Ayo Berlatih

Kamu telah membaca dengan cermat teks nonfiksi berjudul Tari Klana Topeng.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.

  • Informasi apakah yang kamu harapkan ketika kamu baru membaca judul teks nonfiksi (Tari Klana Topeng)?

Informasi yang diharapkan adalah informasi tentang Tari Klana Topeng

  • Sesuaikah antara harapan informasi yang kamu peroleh ketika baru membaca judul teks nonfiksi dengan informasi yang kamu peroleh setelah membaca teks nonfiksi berjudul Tari Klana Topeng?

Ya sesuai, judul mennjukkan isi bacaan

  • Informasi apakah yang kamu peroleh setelah membaca teks nonfiksi berjudul Tari Klana Topeng?

Informasi yang diperoleh dari bacaan Tari Klana Topeng adalah mengetahui asal Tari Klana Topeng, unsur-unsur Tari Klana Topeng, dan busana serta property yang digunakan dalam pertunukan Tari Klana Topeng

Apakah kamu pernah memperagakan karya tari bentuk tunggal? Karya tari apa yang pernah kamu peragakan? Amatilah gerak tari kreasi bentuk tunggal berikut.

  • Melangkah maju, kepala menengok mengikuti langkah kaki.

Lakukan gerakan 8 x 2 hitungan

  • Mengangkat kaki kanan diangkat, lalu ditapakkan.

Kemudian, kaki kanan ditapakkan ke samping, lalu jinjit di belakang kaki kiri.

Perhatikan sikap tangan pada gambar berikut.

Lakukan gerakan 4 x 8 hitungan.

Sumber: Buku Seni Budaya dan Keterampilan Kelas 5SD/MI, Intan Pariwara, Klaten

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: